Jumat, 25 Januari 2013

Sstt! Disney Punya Pulau Pribadi di Bahama

Walt Disney ternyata tidak hanya memiliki taman hiburan saja. Perusahaan hiburan dan media terbesar di dunia ini juga punya pulau pribadi di Bahama. Cuma orang-orang tertentu saja yang bisa wisata ke sini.

Bahama memang memiliki beberapa pulau-pulau kecil. Salah satunya adalah Castaway Cay, sebuah pulau di Abaco Selatan, Bahama. Berbeda dengan kompleks hiburannya, kawasan wisata ini seakan 'dirahasiakan' oleh Disney.

Seperti yang dilihat dari situ resmi Castaway Cay, Jumat (25/1/2013), kawasan ini tidak bisa dikunjungi sembarang wisatawan. Hanya mereka yang melakukan perjalanan menggunakan kapal pesiar dari Disney saja yang bisa masuk ke pulau pribadi ini.

Ini adalah salah satu dari beberapa fasilitas yang akan Anda dapatkan ketika berwisata menggunakan kapal pesiar milik Disney. Anak perusahaan Walt Disney, Disney Cruise Line memang menyediakan perjalanan menggunakan kapal pesiar mewah bernama Disney Magic.

Kapal ini berangkat hampir setiap akhir pekan dari Pelabuhan Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Jadwal pelayaran terdekatnya pada akhir bulan ini, yaitu hari Kamis, 31 Januari 2013. Untuk mengarungi lautan menuju Castaway Cay dan kembali ke Florida, Disney Magic membutuhkan waktu selama 3 hari.

Anda diwajibkan membayar uang sebesar USD 1.002 (Rp 9,6 juta) per orangnya. Beragam fasilitas mewah bakal Anda nikmati selama perjalanan dengan kapal pesiar ini. Sebab Disney Magic masuk ke dalam salah satu dari 7 kapal pesiar terbaik di dunia.

Setelah sampai di Castaway Cay, Anda akan disambut oleh Mickey dan Mini Mouse di pelabuhan. Mereka akan menggandeng tangan Anda untuk menuju ke pintu gerbang Castaway Cay. Di sini, ada stand untuk berfoto bersama karakter-karakter kartun Disney.

Layaknya pulau pribadi, Anda bisa bebas menikmati beragam fasilitas di sini. Mau berenang bersama anak-anak di pantai? Bisa! Castaway Cay punya pantai yang tidak terlalu dalam dan aman untuk anak-anak. Pantai ini dibatasi dengan batu-batuan, sehingga anak-anak tidak mungkin bisa jauh dari bibir pantai. Asyiknya lagi, pantai untuk anak-anak, remaja, dan dewasa dipisahkan di sini.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan beragam aktivitas berlibur di sini. Mulai dari berjemur, membuat istana pasir bersama 'Lilo and Stitch', bermain kano, snorkeling, bermain jetski, main air di water park, barbekyu, bersepeda keliling pulau, spa, menikmati alam dari menara pantau, dan masih banyak belasan fasilitas lainnya.

Alam yang sangat indah di pulau pribadi ditambah fasilitas mewah tentu akan sangat memanjakan Anda saat berlibur. Anda mau mencobanya di liburan mendatang?

http://travel.detik.com/read/2013/01/25/191523/2152543/1383/sstt-disney-punya-pulau-pribadi-di-bahama?vt22011381

Ini Dia 7 Kapal Pesiar Terbaik di Dunia



 


Perjalanan dengan kapal pesiar tidak hanya disuguhkan pemandangan laut yang indah. Wisata jenis ini juga selalu identik dengan kemewahan. Berikut 7 kapal pesiar terbaik di dunia.

Ada kalanya perjalanan tidak melulu membutuhkan kecepatan. Dengan cara lama seperti menggunakan kapal bisa juga menjadi pilihan. Tapi saat ini, perjalanan mengarungi lautan tak selamanya tradisional. Ada banyak cara termasuk dengan kapal pesiar.

Beragam fasilitas dengan kemewahan kelas dunia ditawarkan dalam tiap perjalanan menggunakan kapal pesiar. Setiap operator wisata selalu menyuguhkan pilihan terbaiknya. Tapi, ternyata ada 7 kapal pesiar terbaik di dunia, seperti yang dilihat dari Huffington Post, Jumat (25/1/2013):

1. Kapal Arethusa

Sejak tahun 2007, Kapal Arethusa sudah mengarungi Laut Mediterania. Kapal mewah ini dioperasikan oleh Grand Circle Cruise Line dan hanya mengangkut 50 penumpang setiap perjalanannya. Jelas saja bukan karena tempat yang terbatas, tapi demi kenyamanan penumpangnya.

Kapal ini akan mengarungi 3 benua sekaligus, yaitu sebelah utara Eropa, sebelah selatan Afrika, dan sebelah timur Asia. Aneka budaya dari berbagai negara jelas bisa Anda rasakan. Apalagi, perjalanan Anda akan ditemani dengan 2 orang pemandu yang merupakan ahli sejarah, budaya, dan seni. Satu orang pemandu untuk 25 penumpang.

Berbagai fasilitas mewah tentu tersedia selama perjalanan. Anda bisa berjemur di dek kapal, bersenang-senang di lounge dan bar, serta menikmati makanan nikmat dengan pemandangan laut yang indah.

Soal kamar, boleh Anda bandingkan dengan hotel berbintang. Ada TV layar datar, AC, dan kamar mandi pribadi. Kemudian ada juga ranjang besar dan berbagai furniture mewah di dalamnya. Terlebih lagi, atapnya bisa digeser, sehingga Anda bisa berjemur di dalam kamar.

Satu-satunya kekurangan di kapal pesiar ini adalah tidak adanya lift. Memang, Kapal Arethusa hanya punya 3 lantai, tapi tetap saja menyulitkan bagi wisatawan yang berkebutuhan khusus.

2. Kapal National Geographic Explorer

Lindblad Expeditions dengan National Geographic Explorer bekerja sama membuat sebuah operator pelayaran kapal pesiar. Kapal ini mulai beroperasi sejak tahun 2008. Selama 14-18 hari, Anda akan diajak mengarungi lautan dari Norwegia menuju Antartika.

Selain untuk menyaksikan panorama alam yang menakjubkan, beragam informasi mengenai daerah yang dilewati juga akan didapatkan penumpang. Sejarawan bahkan fotografer profesional juga akan ikut dalam perjalanan Anda. Balutan kemewahan dalam perjalanan tentu akan Anda rasakan. Asyiknya lagi, kapal ini dilengkapi dengan kamera untuk mengintip pesona bawah laut selama perjalanan.

3. Kapal National Geographic Explorer Endeavour

Sebelum menggaet Lindblad Expeditions, ternyata National Geographic Explorer sudah lebih dulu membuat pelayaran dengan kapal pesiar. Kapal yang diberi nama National Geographic Explorer Endeavour ini sudah ada sejak tahun 1967. Kapal yang biasa mengangkut 96 penumpang ini memiliki beberapa rute yang berangkat dari Guayaquil, Ekuador.

Setiap perjalanan akan membutuhkan waktu selama 10 sampai 16 hari. Memang, kapal ini tidak semewah kapal-kapal sebelumnya. Tapi soal fasilitas, National Geographic Explorer Endeavour bisa diadu. Kapan lagi Anda bisa berjemur dengan santai mengambang di atas laut? Ya, kapal ini dilengkapi dengan Floating Massage Platform atau alat pijat yang mengambang di permukaan laut.

4. Kapal Crystal Symphony

Kapal pesiar terbaik berikutnya adalah Crystal Symphony. Kapal mewah yang sudah cukup terkenal ini mampu membuat 461 penumpangnya terpesona dengan berbagai keindahan alam dan fasilitas yang dimilikinya. Tahun lalu, kapal ini menghabiskan dana jutaan dolar untuk renovasi total.

Hal tersebut demi tersedianya fasilitas mewah untuk perjalanan musim panas sekaligus musim gugur di Eropa tahun ini. Yang paling terkenal di sini adalah masakannya yang sangat lezat. Betapa tidak, yang membuatnya adalah koki terkenal, Nobu Matsuhisa. Belum lagi tawaran anggur gratis selama perjalanan.

5. Kapal Crystal Serenity

Di bawah Crystal Symphony ada Kapal Crystal Serenity yang tak kalah mewahnya. Kapal pesiar ini punya 535 ruang kabin yang baru saja direnovasi pada Mei 2011. Perbaikan tersebut meliputi perluasan kamar dengan penambahan furnitur yang elegan.

Kapal ini dilengkapi dengan alat multi bahasa agar Anda bisa mudah memahami setiap informasi tentang budaya dan apa saja yang diberikan oleh operator wisata. Pada tahun 2011, Kapal Crystal Serenity juga menyabet gelar Kapal Pesiar dengan Makan Malam Terbaik. Penumpangnya diberikan kebebasan waktu untuk menyantap hidangan makan malam. Selain itu, keuntungannya juga akan disalurkan untuk pelestarian wisata pantai di dunia.

Kapal Crystal Serenity selalu mengarungi Laut Baltik pada musim panas, Laut Mediterania pada pergantian musim panas ke musim gugur, dan Laut Karibia saat musim dingin. Sama seperti Kapal Crystal Symphony, Kapal Crystal Serenity juga akan menyediakan anggur di setiap perjalanannya.

6. Kapal Seven Seas Voyager

Kalau yang satu ini adalah kapal pesiar yang terkenal dengan balkon belakangnya yang memanjakan. Betapa tidak, Kapal Seven Seas Voyager punya balkon belakang yang begitu nyaman. Bagi yang ingin bersantai di balkon tanpa panas matahari, tempat ini bisa menjadi pilihan.

Balkon belakang Kapal Seven Seas Voyager tidak hanya nyaman, tapi juga menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan. Perjalanan mengarungi Samudera Hindia ke Samudera Pasifik menyajikan pemandangan yang luar biasa. Tapi kadang, kapal ini juga mengarungi Laut Mediterania saat musim panas.

7. Kapal Disney Magic

Nah, yang terakhir ada Kapal Disney Magic yang diprakasai oleh Disney Cruise Line. Kapal berpenumpang 2.700 orang ini memulai debut pelayarannya pada tahun 1998. Hingga saat ini, kapal pesiar yang sangat mewah ini masih menjadi favorit wisatawan.

Bagi yang berencana menghabiskan libur bersama keluarga menggunakan di kapal pesiar, Disney Magic mungkin bisa menjadi pilihan. Di kapal ini, ada ruang bermain anak yang sangat jauh dengan ruangan khusus dewasa, seperti bar. Jadi, saat Anda asyik menikmati secangkir bir, tak perlu khawatir akan anak Anda yang sedang bermain video game.

Biasanya, Kapal Disney Magic akan menawarkan rute perjalanan melintasi Laut Mediterania pada musim panas dan Laut Karibia pada musim dingin. Bahkan, Anda juga akan diajak untuk mampir ke pulau pribadi milik Disney di Bahama.

Kapal Crystal Symphony (huffingtonpost.com)
Kapal National Geographic Explorer Endeavour (huffingtonpost.com)
Kapal Crystal Serenity (huffingtonpost.com)
Kapal Seven Seas Voyager (huffingtonpost.com)
Kapal Disney Magic (huffingtonpost.com)






http://travel.detik.com/read/2013/01/25/134846/2152086/1382/5/ini-dia-7-kapal-pesiar-terbaik-di-duniavt22021381#topart

Kakek Usia 80 Tahun Siap Taklukkan Puncak Himalaya!



Kathmandu - Pendaki sekaligus pemain ski asal Jepang, Yuichiro Miura, telah menginjakkan kaki di Gunung Everest pada 1970 silam. Kali ini, di usianya yang ke-80, Miura ingin kembali menaklukkan puncak tertinggi di dunia itu.

Miura mengungkapkan keinginannya mendaki Gunung Everest musim semi tahun ini. Kalau sukses, ia akan menjadi orang tertua yang pernah menginjakkan kaki di puncak tertinggi Pegunungan Himalaya tersebut.

Dari situs Gadling yang dikutip detikTravel, Jumat (25/1/2013), ini bukanlah yang pertama kalinya Miura mendaki Everest. Ia sudah menginjakkan kaki di gunung ini pada 1970 silam. Pada 1985, Miura bahkan 'khatam' menaklukkan 7 puncak tertinggi dunia (Seven Summits).

Selain sebagai pendaki gunung, Miura juga pemain ski. Ia telah mengunjungi puncak-puncak Pegunungan Himalaya, dan menjadi orang pertama yang bermain ski dari puncak sampai lerengnya. Pria yang waktu itu berusia 37 tahun ini menginspirasi film dokumenter peraih Oscar "The Man Who Skied Down Everest".

Setelah menaklukkan Seven Summits, Miura hidup lebih tenang. Namun bukan berarti ia berhenti begitu saja. Pada 2003, Himalaya seperti memanggilnya kembali. Di usia 70 tahun, Miura jadi orang tertua yang berhasil mencapai puncak Everest.

Miura bertekad menjadikan 'kunjungan' ke Gunung Everest itu sebuah rutinitas, 5 tahun sekali. Maka 5 tahun setelahnya, di usia ke-75, Miura pun kembali mendaki gunung tersebut. Tahun ini, usia Miura beranjak 80 dan ia bersikukuh ingin kembali ke Himalaya.

Di puncak gunung berketinggian 8.848 mdpl itu, oksigen sangat tipis. Jangankan Miura, para pendaki muda yang usianya setengah dari Miura pun seringkali kesulitan bernafas. Namun Miura optimis, katanya, butuh energi dan kekuatan masa muda kalau dia mau sukses mendaki kali ini.

http://travel.detik.com/read/2013/01/25/162652/2152319/1382/kakek-usia-80-tahun-siap-taklukkan-puncak-himalaya?vt22011381

Rabu, 23 Januari 2013

Ada 'Bidadari' di Dekat 'Komodo'!






selain Pulau Komodo dan Pulau Rinca, satu pulau eksotis yang wajib dikunjungi di Taman Nasional Komodo adalah Pulau Bidadari. Dari namanya saja, terbayang kan betapa cantiknya pulau ini?

Pulau Bidadari, menurut saya, adalah salah satu pulau istimewa di Taman Nasional Komodo, NTT. Kecantikannya sudah terlihat sesaat sebelum kapal bersandar di pulau ini, setelah sebelumnya saya puas bermain di Pulau Kenawa.

Kapal-kapal bersandar di laut jernih berwarna biru. Ikan-ikan berlalu-lalang di bawah kapal. Hamparan pasir putih yang lembut sangat memanjakan mata. Rasanya tak sabar untuk menenggelamkan diri, berenang bersama ikan-ikan di perairan sekitar Pulau Bidadari.

Jangkar kapal yang saya tumpangi diturunkan, dan saya pun siap bertualang. Agenda snorkeling jadi suguhan utama. Teman-teman saya langsung menceburkan diri ke laut yang airnya cukup dalam. Sebagian lainnya memanjakan diri dengan berbaring menikmati matahari sore pinggir pantai, sembari berfoto ria.

Menurut informasi dari ABK kapal yang saya tumpangi, yang juga seorang warga Labuan Bajo, pulau ini dimiliki orang Inggris. Tidak semua pulau di Taman Nasional ini bisa disinggahi kapal biasa. Ya ampun, secara tidak langsung, kita seperti dipenjara di negeri sendiri. Keindahan yang saya nikmati di sini baru sebagian kecil dari seluruh Pulau Bidadari.

Walau begitu, kepuasan akan keindahan alam benar-benar terbayar di pulai ini. Pulau Bidadari sekaligus mengajarkan saya betapa pentingnya merawat alam, dan mencintai bangsa sendiri yaitu Indonesia.

http://travel.detik.com/read/2013/01/23/103338/2150356/1025/ada-bidadari-di-dekat-komodo?vt22011381

Gunung Papandayan, Surga yang 'Jatuh' di Garut

 
Jenuh dengan pekerjaan? Datanglah ke Gunung Papandayan, Jabar. Memiliki alam yang bersih, udara yang segar dan suasana yang menenangkan hati, Gunung Papandayan bagai surga yang 'jatuh' ke bumi.

Gunung Papandayan yang berada di Garut, membuat kami mudah mencapainya dari Jakarta. Berangkat hari Jumat pukul 23.00 WIB, kami akan mencapai titik awal pendakian sekitar pukul 04.30 WIB. Perjalanan naik, bisa dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, ketika matahari sudah mulai bersinar. Hal ini penting karena pada musim kemarau, cuaca sangat dingin.

Dari sejak awal pendakian, mata sudah dimanjakan dengan panorama sekitar yang sungguh menawan. Bulan Juni merupakan bulan yang cocok untuk kegiatan treking, karena sedang musim kemarau. Sehingga, cuaca begitu cerah dengan langit yang begitu biru, tanpa ada noda di awan putih sedikit pun. Karena bau belerang masih agak menyengat, disarankan agar mengenakan masker untuk menghindari pusing atau mual.

Perjalanan dari pos awal hingga tempat kami bermalam, yaitu Pondok Salada hanya memakan waktu tidak lebih dari 4 jam. Hal ini dapat dilakukan dengan kondisi santai atau slow trekking, sambil menikmati indahnya pemandangan di sepanjang jalur pendakian.

Pemandangan cantik lagi-lagi ada di depan mata. Ada perpaduan warna krem kekuningan dengan birunya langit. Kata orang, warna krem kekuningan ini diakibatkan terbelahnya kawah karena letusan Gunung Papandayan beberapa tahun lalu. Sunggguh merupakan suatu lukisan alam yang sempurna!

Pun ketika kaki sudah mulai memasuki hutan mati. Mata dan mulut hanya bisa terbuka lebar-lebar karena takjub. Kering kerontang pohon-pohon yang ada, merupakan saksi bisu betapa dahsyatnya letusan Papandayan beberapa tahun lalu.

Di beberapa tempat, ada pohon-pohon dan semak hijau di punggung bukit. Mereka seolah menunjukkan ketegarannya dalam melanjutkan hidup setelah letusan. Punggung bukit di kejauhan yang masih belum ditumbuhi pepohonan juga tak mau kalah. Dia laksana bukit bersalju karena putihnya.

Meninggalkan hutan mati, hidung kita mulai mencium harum semerbak bunga edelweis yang sedang bermekaran. Edelweis memang bunga abadi yang dengan segala keanggunannya tetap memesona. Wanginya sederhana tapi elegan. Cukup mengobati indera penciuman kita yang diawal pendakian mencium tajamnya bau belerang. Sungguh, suatu keberuntungan bisa menikmati edelweis yang sedang bermekaran.

Setiba di Pondok Salada dan setelah mendirikan tenda, makan siang siap dihidangkan. Biarpun makan seadanya, tapi itulah makan siang termewah di dunia.

Betapa tidak, kami makam beratapkan langit biru dan dibelai sejuknya angin sepoi-sepoi. Ditambah dengan bukit-bukit hijau yang mengelilingi, dan tak ketinggalan harumnya bunga edelweis yang sesekali tercium karena dibawa angin, tak berlebihan bila makan kali ini disebut makan siang termewah di dunia. Sempurna!

Setelah kenyang dan beristirahat sejenak, kami pun bersiap menuju ke alun-alun. Perjalanan naik ke alun-alun ditempuh sekitar 2 jam. Karena jalur pendakian semakin naik, tak ayal nafas kami pun mulai ngos-ngosan.

Tetapi sekali lagi, keindahan pemandangan yang kami temui sepanjang jalan mampu mengalahkan rasa lelah dan putus asa. Apalagi ketika tak lama kemudian, sebuah padang luas terbentang di hadapan kami.

Di suatu sore yang indah, sekumpulan edelweis di padang luas ini seolah berlomba memamerkan harum bunganya yang sedang bermekaran. Seolah tak mau melewatkan momen indah ini, kami semua berlari-lari dan berteriak-teriak seperti anak kecil di antara rimbunnya edelweis. Dari mulai mencium, tiduran dibawahnya, dan bahkan ada yang bersujud syukur di dekat edelweis sambil mengagungkan asma Illahi berulang-ulang.

Terimakasih Tuhan, karena kami diberi kesempatan untuk menikmati semua keindahan ini. Kami tahu ini masih belum seberapa dibandingkan dengan segala keindahan yang Engkau karuniakan kepada kami. Semoga kelak kami diberi kesempatan untuk menikmati anugerah-anugerah yang lain yang ada di muka bumi ini. Amin.

http://travel.detik.com/read/2012/11/05/001017/2081124/1025/gunung-papandayan-surga-yang-jatuh-di-garut?vt22021381

Wisata ke Sentra Bunga Hias Gresik, Cantik!

Desa Miru dan Desa Pendhem adalah sentra budidaya tanaman hias di kawasan Kedamean, Gresik, Jawa Timur. Kedua desa ini sering dikunjungi wisatawan untuk berwisata melihat ragam bunga yang indah.

Beragam jenis tanaman hias tertata rapi dalam rak bunga, sebagian lagi ditanam di pekarangan rumah warga. Begitulah pemandangan menarik saat kami mengunjungi sentra bisnis dan budidaya tanaman hias di beberapa desa di Kedamean, Gresik.

Ada tanaman dari famili Orchidaceae (anggrek), Adenium (kamboja Jepang), Sansiviera, dan si raja daun Aglaonema menjadi incaran para kolektor bunga. Saat berkunjung ke Gresik, wisata tanaman hias ini bisa jadi pelepas penat selama perjalanan.


http://travel.detik.com/readfoto/2013/01/08/161339/2136395/1026/1/wisata-ke-sentra-bunga-hias-gresik-cantik?vt22011381

Selasa, 22 Januari 2013

Mencaci Maki, Traveler Australia Terancam Hukuman Rotan di Singapura

Ingat-ingat, Singapura adalah negara denda. Menyampah saja didenda, apalagi mencaci maki dengan bahasa kasar. Traveler asal Australia menghadapi hukuman dera dengan rotan, gara-gara berkata-kata kasar di pesawat Tiger Airways.

Begini ceritanya, Bruce Griffiths (47), seorang pekerja maritim dari Perth, Australia, terbang ke Singapura pada 4 Januari 2013 lalu. Dilansir News Australia, Rabu (23/1/2013) dari koran West Australian, Griffiths sampai mencaci maki berawal dari kejadian di dalam kabin pesawat.

Hal itu dimulai ketika Griffiths bangun dari tempat duduk untuk memberi jalan seorang penumpang perempuan pergi ke toilet pesawat. Nah, saat Griffiths berdiri, dia mengganggu seorang penumpang pria yang sedang tidur di sebelahnya.

Pria tersebut mencaci Griffiths dengan kata-kata kasar. Parahnya, Griffiths membalas dengan kata-kata yang lebih kasar dan vulgar. Kejadian itu sampai membuat pramugari harus melerai mereka.

Masalahnya, penerbangan itu dianggap sebagai bagian dari wilayah hukum Singapura. Griffiths dianggap melanggar hukum norma dan kesopanan Singapura. Begitu pesawat mendarat di Singapura, Griffiths langsung ditahan pihak berwajib.

Griffiths yang melanggar hukum kesopanan terancam pidana sampai 2 tahun. Alternatifnya, Griffiths terancam pidana denda atau 24 pukulan batang rotan. Ada-ada saja!

http://travel.detik.com/read/2013/01/23/092022/2150286/1382/mencaci-maki-traveler-australia-terancam-hukuman-rotan-di-singapura?